JKSN- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN), KH Asep Saifudin Chalim resmi melantik jajaran pengurus Pimpinan Wilayah (PW) JKSN Provinsi Lampung masa khidmah 2025-2030 di Aula Pertanian Universitas Lampung, Sabtu (6/12/2025). Pelantikan ini dilaksanakan bebarengan dengan kegiatan Seminar Nasional dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Lampung dan PP Pergunu.

Dalam sambutannya, KH Asep Saifuddin Chalim menyatakan bahwa pengelolaan lembaga pendidikan yang berkualitas merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. “Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, pendidik, hingga masyarakat,” katanya.

Menurut KH Asep, penting sekali untuk membentuk generasi yang cerdas secara intelektual dan nilai-nilai keagamaan. “Maka dari itu sinergitas dalam memperkuat pendidikan dan spiritualitas menjadi sangat penting bagi masa depan Indonesia,” katanya. Ia juga menekankan bahwa JKSN dan Pergunu tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus saling menguatkan dan beriringan dalam menyebutkan dan menjaga ajaran Islam yang damai, toleran, dan rahmatan lil alamin. “Sinergi antara JKSN dan Pergunu merupakan sebuah keharusan bersama untuk mengawal Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkapnya.

KH Asep juga mengulas peran penting pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia mengingatkan bahwa sejak masa penjajahan pesantren telah menjadi pusat perlawanan terhadap kolonialisme. “Pesantren sejak zaman penjajahan menjadi sentral pergerakan melawan penjajah untuk mengupayakan kemerdekaan yang merupakan hak segala bangsa,” ujarnya. Ia mengisahkan bagaimana para ulama Indonesia pada masa lalu bersatu mengirim surat kepada komite Hijaz untuk mencegah penghancuran situs-situs bersejarah peninggalan Nabi Muhammad saw. “Dulu perjuangan kita masih parsial, belum terorganisir. Tapi ketika paham Aswaja mulai tergerus, para ulama kita bersatu menunjukkan kekuatan mempertahankan situs tersebut,” tuturnya.

Tak lupa, KH Asep juga memberikan pesan khusus kepada seluruh kader Pergunu dan JKSN agar terus menjaga semangat perjuangan, memperkuat barisan, dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

Susunan Struktur Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) Lampung Masa Khidmah 2025-2030

Berdasarkan SK nomor: 10/SK.01/PP-JKSN/XII/2025:

SUSUNAN KEPENGURUSAN

DEWAN PEMBINA

JabatanNama
KetuaKH Andi Warisno
AnggotaKH Mualim Ridwan
Prof Imam Syafe’i
Prof Lusmeilia Afriani
Prof Ruslan Abdul Ghofur
Prof Alamsyah
KH Amiruddin
Prof Siti Nurjanah
Hj Nyai Nur Hidayah
Agus Setiawan
KH. Ahmad Habib
KH. M. Anwar Nawawi

PENGAWAS

JabatanNama
KetuaKiai Zaenul Musthofa
AnggotaIhsan Mustofa
Habib Sulthon
Muslimin
H Abdurrochman
Kiai Syaikhul Ulum Syuhada
Gus Tohir Muntoha
KH Ngasifudin
H Muhammad Faizin

PENGURUS HARIAN

JabatanNama
KetuaGus Budi Setiawan
Wakil KetuaGus Nasihuddin Musthofa
Muhammad Nurwahidin
Gus Ahmad Zam-zami
Kiai Imam Zakariya Yahya
Gus Zidni ‘Ilman Nafi’a
Kiai Muhammad Amar
Kiai Amir Ma’ruf Ali Ridwan
Gus Muhammad Dzaki Nawawi
SekretarisGus H Amin Udin el-Hady
Wakil SekretarisMuhammad Idris
Willy Artanika Rikarda
A Aan Uly Rosyadi
Hidrikal Mukroh
Ade Erlangga
M. Nasihin
Hafidz Fatur Rahman
Gus Alif Mukhofaf
BendaharaGus Lukman Hakim
Wakil BendaharaSunarto
Gus Abdul Ghofururrohim
M Musthofa
Gus Sidik Handoko
M Nasuha
Syaifullah
Gustian Julistio

BIDANG-BIDANG

  • Bidang Media Informasi, Penelitian dan Pengembangan

    1. Muhammad Agung Kurniawan

    2. Andri Supriyadi

    3. Akhmad Mubarok

    4. Gus Mukhtarom

  • Bidang Hubungan antar Pemerintah, Organisasi dan Lembaga

    1. Isyi Alfarizi

    2. Siti Wurian

    3. Ahmad Rifa’i

    4. Asrori

  • Bidang Pendidikan dan Dakwah

    1. Muhisom

    2. Gus Ahmad Mutho’i

    3. Kiai Ahmad Abdullah

    4. Kiai Bahrul Ulum

  • Bidang Advokasi Hukum dan Politik

    1. Abdul Aziz

    2. Saiful Anwar

    3. Robi Gunawan

  • Bidang Ekonomi, Sosial, Seni dan Budaya

    1. Salim Hariyanto

    2. Gus Ahmad Farid Wajdi Bukhori

    3. Dedi Irawan

    4. Heni Noviarita

  • Bidang Kesehatan dan Lingkungan

    1. Desi Nurhabibah

    2. Hj Rita Linda

    3. Nurul Qomar

    4. Umi Kulsum

  • Bidang Keputrian

    1. Hj Nyai Taqwatul Uliyah

    2. Hj Nurul Hidayati Murtafiah

    3. Hj Umu Malihah Jamil Fathoni Almaki

    4. Ning Mucholivatu Sa’adah

    5. Almaratus Sholehah