Surabaya, 27 November 2025 – Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) kembali menunjukkan kepeduliannya yang mendalam dengan memberikan bantuan kepada 24 keluarga yang terdampak tragedi ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum JKSN, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, di Surabaya pada hari Rabu (26/11).
Bantuan Materi dan Dukungan Moral
JKSN berkomitmen untuk meringankan beban para keluarga korban melalui penyaluran bantuan materi dan dukungan spiritual. Setiap keluarga menerima santunan komprehensif, meliputi:
Santunan Tunai: Sebesar Rp5.000.000 per keluarga.
Bantuan Pangan: Beras sebanyak 50 kilogram, senilai Rp750.000.
Uang Transportasi: Sebesar Rp500.000.
“Barangkali uang itu bisa digunakan untuk kebutuhan tahlilan 100 hari atau keperluan lain yang mendesak,” ujar Kyai Asep Saifuddin Chalim.
Kemuliaan Syuhada dan Badalan Umrah
Selain bantuan materi, Kyai Asep secara khusus memberikan dukungan moral dan spiritual yang menguatkan bagi keluarga korban. Beliau mengajak mereka berdoa dan melakukan tafsir, menegaskan kabar kebaikan bahwa putra-putri mereka meninggal dalam kemuliaan sebagai syuhada menurut riwayat-riwayat Nabi Muhammad SAW.
Beliau menjelaskan sejumlah hadis Nabi tentang kemuliaan bagi mereka yang wafat saat menuntut ilmu agama maupun yang meninggal karena tertimpa reruntuhan.
“Barang siapa yang wafat saat menuntut ilmu agama, maka ia mati syahid. Barang siapa meninggal karena kejatuhan reruntuhan, ia juga mati syahid,” tegas Kiai Asep.
Lebih lanjut, JKSN juga memberikan penguatan bahwa syahid akhirat dapat memberikan syafaat kepada orang tua dan keluarganya.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Kyai Asep menyampaikan bahwa seluruh korban akan dibadalkan umrah. Beliau akan memberangkatkan umrah dengan biaya pribadi sebanyak 23 orang, di mana masing-masing orang ini akan bertugas mengumrohkan tiga korban Al Khoziny.
“Kami tentu meminta izin kepada mereka sebelum memberangkatkannya,” tambahnya, menekankan aspek adab dalam pelaksanaan badal umrah ini.
Istigasah untuk Bangsa
Pada kesempatan tersebut, Kyai Asep Saifuddin Chalim juga menyampaikan bahwa JKSN akan terus melaksanakan Istigasah rutin untuk mendoakan keselamatan bangsa, serta mendukung penuh upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
“Kita berdoa sambil berikhtiar agar cita-cita kemerdekaan, yaitu tidak boleh ada orang miskin dan terwujudnya keadilan sosial, bisa benar-benar tercapai,” tutupnya.

0 Komentar