Breaking News

JKSN Gelar Istighosah Rutin: Doakan Bangsa, Negara, dan Pembenahan Kepemimpinan Nahdlatul Ulama


Surabaya, 27 November 2025
– Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) kembali melaksanakan kegiatan spiritual yang berorientasi pada kepentingan umat dan bangsa. JKSN menggelar Istigasah dan Salat Hajat rutin di Surabaya, yang diikuti oleh kiai, santri, dan masyarakat umum, dengan tujuan mendoakan kebaikan bagi bangsa, negara, serta memperkuat kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua Umum JKSN, KH. Asep Saifuddin Chalim, yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, menegaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin, minimal sebulan sekali.

“Acara Istigasah dan Shalat Hajat ini Insya Allah istiqomah untuk mendoakan bangsa, negara, dan NU, agar semakin baik kepemimpinannya,” ujar Kiai Asep di Surabaya, Kamis (26/11).

Seruan Pembenahan NU: Kembali ke Khidmah Keumatan

Dalam pesan khususnya kepada warga Nahdliyin, Kiai Asep Chalim menyoroti pentingnya pembenahan orientasi kepengurusan NU, terutama di tengah isu internal yang sedang beredar.

Kiai Asep, yang juga Ketua Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu), menyerukan agar para pengurus kembali fokus pada tugas utamanya.

“Kita mendoakan NU segera berbenah. Jangan para pengurus berebut komisaris atau mencari keuntungan tambang, tetapi kembali tulus mengawal Islam rahmatan lil alamin dan meningkatkan kesejahteraan umat,” tegas Kiai Asep.

Mendoakan Pemimpin Nasional dan Perjuangan Kesejahteraan

Istigasah ini juga menjadi wadah untuk mendoakan para pemimpin nasional dan daerah agar senantiasa istiqomah dalam memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat.

“Saya yakin Pak Prabowo tulus mengupayakan terwujudnya cita-cita luhur kemerdekaan. Kita doakan beliau istiqomah,” katanya.

Doa khusus turut dipanjatkan untuk Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Bupati Serang Banten, serta para menteri yang memiliki kedekatan dengan lembaga pendidikan di bawah naungan Pesantren Amanatul Ummah.

Perang Melawan Pinjol dan Judol Melalui Dakwah

Selain mendoakan para pemimpin, Kiai Asep Chalim juga menyoroti tantangan sosial dan ekonomi yang mendesak, yakni maraknya praktik pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) yang merugikan masyarakat miskin.

“Pinjol dan judol memeras masyarakat miskin. Ini harus diperangi melalui dakwah dan pendidikan,” seru Kiai Asep, menekankan peran sentral lembaga keagamaan dan pendidikan.

Kiai Asep menutup dengan menegaskan bahwa istigasah ini adalah ruang bersama untuk mendoakan dan menguatkan komitmen keumatan. “Kami mengajak orang-orang yang tulus untuk berdoa dan berupaya keras mewujudkan kesejahteraan serta tegaknya keadilan,” pungkasnya.

0 Komentar

© Copyright 2025 - JKSN | Jaringan Kyai Santri Nasional